Z Score dan T score
TUGAS MAKALAH
STATISTIK
1
NILAI STANDAR

Oleh
:
Suci Nanda Sari 14199053
Dosen pembimbing :
Dr. Khairuddin, M. Kes, AIFO
Dr. Adnan Fardi, M.Pd
PROGRAM
STUDI PENDIDIKAN OLAHRAGA S2
FAKULTAS
ILMU KEOLAHRAGAAN
UNIVERSITAS
NEGERI PADANG
2014
KATA
PENGANTAR
Puji syukur,
penulis hantarkan kehadirat allah SWT, atas berkah dan rahmatNya penulis mampu
menyelesaikan pembuatan makalah yang berjudul Nilai Standar. Dan ucapan terimakasih kepada
dosen pembimbing dan seluruh teman-teman yang telah ikut membantu dalam
penyelesaian makalah ini.
Penulis
menyadari masih banyak kekurangan dalam penyusunan makalah ini, oleh karena itu
penulis mengharapkan saran dan kritik yang membangun dari pada teman semua demi kesempurnaan makalah ini, semoga makalah
ini bermanfaat bagi teman-teman dan semua pembaca, Aamiin.
Padang,
Oktober 2014
Penulis
DAFTAR
ISI
KATA PENGANTAR........................................................................................... i
DAFTAR ISI.......................................................................................................... ii
BAB I PENDAHULUAN
A. Latar
Belakang Masalah......................................................................... 1
B. Rumusan
Masalah.................................................................................. 1
C. Tujuan.................................................................................................... 1
BAB II PEMBAHASAN
A. Pengertian
Nilai Standar........................................................................ 2
B. Z Skore .................................................................................................. 2
C. T skore ................................................................................................... 4
D. Kegunaan
Nilai Standar......................................................................... 6
BAB III PENUTUP
A. Kesimpulan............................................................................................ 8
B. Saran...................................................................................................... 8
DAFTAR PUSTAKA
BAB
I
PENDAHULUAN
A.
Latar
Belakang Masalah
Istilah
statistik banyak digunakan dalam berbagai bidang kehidupan. Mempelajari
ststistik pada dasarnya tidakklah terlalu sulit, asal dilakukan secara bertahap, sebab setiap uraian yang ada
dalam statistik hamper selalu didasari kepada konsep dan uraian sebelumnya.
Oleh karena itu mempelajari statistik tidak mungkin dilakukan secara meloncat,
dibagian tengah saja, tetapi harus dimulai dari awal secara teratur dan
bertahap.
Dalam statistik kita memepelajari mengenai skor baku Skor baku dipakai antara lain untuk
membandingkan dua skor atau lebih yang menggunakan standar skor atau skala yang
berbeda. Misalnya, dalam kasus tabel skor hasiln tes kelincahan yang
pengukurannya menggunakan waktu dan tes daya ledak yang menggunakan frekuensi.
Dalam kasus demikian, harus mengkonversikan terlebih dahulu skor-skor mereka ke
dalam skor baku. Skor baku yang seringkali digunakan dalam kegiatan pengukuran
dan penilaian adalah “skor-Z (Z-score)”
dan “skor-T (T-score)”.
B.
Rumusan
Masalah
Adapun masalah dalam
penelitian ini adalah sebagai berikut :
1. Apa
itu Nilai standar?
2. Apa
itu Z score ?
3. Apa
itu T score ?
4. Apa kegunaan Z score dan T score?
C.
Tujuan
Adapun
tujuan dari penulisan makalah ini adalah sebagai berikut :
1.
Untuk mengetahui Apa
itu Nilai standar
2. Untuk
mengetahui Apa itu Z score
3. Untuk
mengetahui Apa itu T score
4.
Untuk mengetahui Apa kegunaan Z
score dan T score
BAB
II
PEMBAHASAN
A.
Pengertian Nilai
standar
Standard Score atau nilai standar adalah nilai yang
ditunjukkan dengan suatu skala untuk menunjukkan
bagaimana perbandingan satu individu dengan individu lain dalam satu kelompok. Ketika menghitung nilai Standar
deviasi dalam pengukuran variabilitas, kita bekerja dengan angka kasar, sesuai
dengan satuan pengukuran yang digunakan dalam distribusi nilai, seperti cm, kg
dan sebagainya.
Berbeda dengan
hal itu, nilai standar tidak tergantung kepada satuan pengukuran yang digunakan
oleh distribusi nilai. Ada dua jenis skor baku, yaitu z
score dan T score. Salah satu nilai standar yang
paling sering digunakan adalah Z-score yaitu suatu bilangan yang menunjukan
berapa jauh suatu nilai (angka kasar) menyimpang dari mean dalam satuan ukuran
standar deviasi.
B.
Z skor
Z skor adalah besarnya penyimpangan skor individu dari
rata-rata dibagi standar deviasi. Rata-rata skor standar sama dengan 0 dengan
standar deviasi. Z score adalah
skor yang menunjukkan sejauh mana skor mentah bersumber dari satuan
simpangan baku.
|
Dengan rumus
sebagai berikut :
Contoh: Tabel 1. penggunaan rumus Z skor untuk (X) :
|
No
|
Nilai x
|
Z-Score
Z
|
|
1
|
156
|
-1.37
|
|
2
|
160
|
-0.78
|
|
3
|
170
|
0.69
|
|
4
|
165
|
-0.05
|
|
5
|
175
|
1.42
|
|
6
|
166
|
0.10
|
Diketahui :
-
Mean (x) =
165,33
-
Standar deviasi
(x) = 6,80
Untuk mencari nilai Z-skor sebagaimana dalam table
diatas dapat diselesaikan sebagai berikut :
Z-score untuk X
C. T Skor
T
skor adalah bentuk lain dari skor standar dimana rata-rata
ditentukan 50 dengan standar deviasi 10.
T skor pada dasarnya
adalah skor Z yang ditulis dengan format lain.
Skor T dibuat apabila
skor Z nilainya di bawah skor mean
distribusi. Perhitungannya yaitu mengalikan skor Z dengan 10 lalu
ditambah 50(misal,
(-1 x 10) + 50 = 40).
Dengan rumus sebagai berikut :
|
T score = 10z + 5
atau
T score = 50 + 10 z
|
T skor digunakan apabila angka dari data Z-skor tidak
bulat dan terdiri dari plus dan minus, untuk memudahkan dijadikan T-skor,
disamping itu T-skor dapat juga digunakan untuk mengkonversi data yang
satuannya adalah waktu maka tanda +(plus) diganti dengan – (minus) sehingga
data layak untuk dianalisis.
Contoh :
Tabel 2. dari data tinggi
lompot dan kecepatan lari
|
No
|
Tinggi lompatan
|
Lari 100 m
|
|
1
|
156
|
12.0
|
|
2
|
160
|
11.8
|
|
3
|
170
|
11.3
|
|
4
|
165
|
11.5
|
|
5
|
175
|
11.0
|
|
6
|
166
|
11.6
|
|
N
|
6
|
6
|
Berdasarkan
rumus T-skor dicari
Mean
lompat tinggi = 165,33
Sd
lompat tinggi = 6,80
Mean
lari 100 m =11,53
Standar
deviasi lari 100m = 0,36
Table 3. Nilai t lompat tinggi dan lari 100 m
|
no
|
Lompatan tinggi(X)
|
Lari 100 m (Y)
|
T skor
X Y
|
|
|
1
|
156
|
12,0
|
36,3
|
36,9
|
|
2
|
160
|
11,8
|
42,2
|
42,5
|
|
3
|
170
|
11,3
|
56,9
|
56,6
|
|
4
|
165
|
11,5
|
49,5
|
50,9
|
|
5
|
175
|
11,0
|
64,2
|
65,0
|
|
6
|
166
|
11,6
|
51,0
|
48,1
|
Untuk
mencari nilai T skor sebagaimana dalam table diatas dapat diselesaikan sebagai
berikut :
T-skor
untuk X : Ti= 50
T
skor untuk Y karena datanya intervensi (waktu) maka tanda plus diganti dengan
minus sebagai berikut
T-skor
untuk X : Ti= 50
D.
Kegunaan Z skor
dan T skor
Z skor umumnya
digunakan untuk mengubah skor-skor mentah yang diperoleh dari berbagai jenis
pengukuran yang berbeda-beda. Dengan menggunakan z score, maka peserta yang
memiliki kemampuan lebih tinggi adalah peserta didik yang z scorenya bertanda
positif (+). Sebaliknya, yang bertanda (-) adalah peserta didik yang memiliki
kemampuan lebih lemah dari lainnya.
T skor dapat diperoleh dengan jalan memperkalikan z skor dengan angka
10, kemudian ditambah dengan 50. T skor dicari dengan maksud untuk meniadakan
tanda minus yang terdepan di depan nilai z skor, sehingga lebih mudah dipahami
oleh mereka yang masih asing atau awam terhadap ukuran-ukuran statistik.
Z skor dan T skor sebagai cara
mengubah atau mengonversi skor-skor mentah hasil tes menjadi skor standar
relatif. Pengolahan dan pengubahan skor mentah hasil tes menjadi nilai standar
relatif yang mendasarkan diri pada prestasi kelompok ini sangat cocok
diterapkan pada tes-tes sumatif (ulangan umum dalam rangka kenaikan kelas,
ujian akhir semester, ujian seleksi penerimaan calon siswa, dan sebagainya)
yang pada kebiasaannya skor-skor yang diraih oleh peserta didik adalah sangat
rendah sehingga kebanyakan peserta didik “jatuh” dalam tes tersebut.
BAB III
PENUTUP
A. Kesimpulan
Nilai standar adalah nilai yang
ditunjukkan dengan suatu skala untukmenunjukkan bagaimana perbandingan satu
individu dengan individu lain dalam satu kelompok. Ketika menghitung nilai Standar deviasi dalam pengukuran variabilitas,
kita bekerja dengan angka kasar, sesuai dengan satuan pengukuran yang digunakan
dalam distribusi nilai, seperti cm, kg dan sebagainya.
Ada dua jenis skor baku, yaitu Z skor dan T skor. Z skor adalah
besarnya penyimpangan skor individu dari rata-rata dibagi standar deviasi.
Rata-rata skor standar sama dengan 0 dengan standar deviasi. Z skor adalah
skor yang menunjukkan sejauh mana skor mentah bersumber dari satuan
simpangan baku.
T skore digunakan apabila angka dari data Z-skor tidak
bulat dan terdiri dari plus dan minus, untuk memudahkan dijadikan T-skor,
disamping itu T-skor dapat juga digunakan untuk mengkonversi data yang
satuannya adalah waktu maka tanda +(plus) diganti dengan – (minus) sehingga
data layak untuk dianalisis.
B. Saran
Makalah
ini masih sangat jauh dari kesempurnaan, baik dari segi penyajian bahan maupun
dalam segi penulisan. Oleh sebab itu, penulis sangat mengharapkan kritik dan
saran pembaca agar karya tulis ini bisa menjadi berguna bagi pendidikan di
Indonesia.
DAFTAR PUSTAKA
Iskandar, Akbar http://akbar-iskandar.blogspot.com/2012/11/mengkonversi-skor-mentah-menjadi-skor.html. (Akses, 25 oktober,2014)
Syafril.
Statistika,
Padang: Suka
Bina Press,1992
Tim Mata kuliah Satistik. Silabus dan handout mata kuliah statistic lanjutan 2, Padang: UNP
Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.
BalasHapus